Minggu, 28 Juli 2013

Cara ini bisa digunakan untuk IDM versi berapa saja (^_^)

Silahkan download IDM versi terbaru di WEBSITE nya.

Install... kalo ada peringatan fake serial atau disuruh register abaikan dulu / klik cancel.

Lalu perhatikan cara berikut :

1. Hal pertama yg harus kita lakukan adalah mematikan / memutuskan koneksi internet komputer kita.

2. Setelah itu isi registration.
First name, last name, dan email terserah kita. Untuk serial number gunakan (pilih salah satu) :

1B0C2-NOGKB-AH0DH-W8R3C
S89JW-J3KDR-KBHW5-RMQ8H
QVD3H-ZY9K1-GW94Z-XOLQS
1XL56-8BB1L-TTQII-89DFX
X33SI-6BW37-SQG4D-FGN8M
1O6SO-LOOFL-ZFW66-EIF97
UXX3S-9N0NT-M74X0-DESMI
W3J5U-8U66N-D0B9M-54SLM
EC0Q6-QN7UH-5S3JB-YZMEK
GZLJY-X50S3-0S20D-NFRF9


Lalu klik OK


3. Buka windows explorer, cari file bernama hosts di C:\WINDOWS\system32\drivers\etc\hosts


Buka file hosts tersebut dengan notepad.


4. Lalu copas code berikut :
127.0.0.1 tonec.com
127.0.0.1 www.tonec.com
127.0.0.1 registeridm.com
127.0.0.1 www.registeridm.com
127.0.0.1 secure.registeridm.com
127.0.0.1 internetdownloadmanager.com
127.0.0.1 www.internetdownloadmanager.com
127.0.0.1 secure.internetdownloadmanager.com
127.0.0.1 www.secure.internetdownloadmanager.com
127.0.0.1 mirror.internetdownloadmanager.com
127.0.0.1 www.mirror.internetdownloadmanager.com
127.0.0.1 mirror2.internetdownloadmanager.com
127.0.0.1 www.mirror2.internetdownloadmanager.com
127.0.0.1 mirror3.internetdownloadmanager.com
127.0.0.1 www.mirror3.internetdownloadmanager.com
127.0.0.1 174.133.70.98

Letakkan dibawah tulisan 127.0.0.1 localhost


Setelah itu save (Ctrl S).


5. Nyalakan kembali koneksi internet.

Beress... IDM kita sudah full version... tanpa harus menggunakan crack (^_^)


Dipake buat download nggak ada masalah... normal seperti biasa... (^_^)




Selamat mencoba... dan ucapkan selamat tinggal kepada crack... hahahaa... (^_^)



Tambahan :

1. Kalo file hosts nggak ketemu, ada kemungkinan terhidden. Aktifkan view hidden files di windows explorer.

2. Untuk pengguna windows vista / windows 7, ada beberapa cara edit file hosts nya :
- Copy file hosts ke drive lain selain drive C, edit dengan notepad kemudian save, copy paste file tersebut ke tempat asal folder file hosts
- Edit nya via administrator
- Edit nya via safe mode

3. Karena kita telah mem-block main download server IDM (mirror2.internetdownloadmanager.com), maka untuk mendownload versi terbaru dari IDM, pilih download from Cnet, atau dari Mirror Site yg ada di Page Download.
sumber :
http://www.cyber-meong.net/2011/02/membuat-idm-jadi-full-version-tanpa.html

Kamis, 04 Juli 2013

Pengantar Metodologi Penelitian Kualitatif


Senin, Januari 03, 2011
Metodologi penelitian merupakan sesuatu yang berusaha membahas konsep teoritik berbagai metode, kelebihan dan kelemahannya–yang dalam karya ilmiah dilanjutkan dengan pemillihan metode yang digunakan. Dalam hal ini metode lebih bersifat teknis pelaksanaan lapangan sedangkan metodologi lebih pada uraian filosofis dan teoritisnya. Oleh karena itu penetapan sebuah metodologi penelitian mengandung implikasi inheren di dalam diri filsafat yang dianutnya. Sebab filsafat ilmu yang melandasi berbagai metodologi penelitian yang ada. Maka dari itu  dengan mengetahui metodologi penelitian yang digunakan, filsafat ilmu dan kajian teoritisnya, kelemahan dan kelebihannya diharapkan akan mampu memberikan kesesuaian metodologi dengan fokus masalah penelitian. 

Istilah penelitian kualitatif seperti ditulis Irfan menurut Kirk dan Miller (1986:9) pada mulanya bersumber pada pengamatan kualitatif yang dipertentangkan dengan pengamatan kuantitatif. Lalu mereka mendefinisikan bahwa metodologi kualitatif adalah tradisi tertentu dalam ilmu pengetahuan sosial yang secara fundamental bergantung pada pengamatan pada manusia dalam kaasannya sendiri dan berhubungan dengan orang-orang tersebut dalam bahasanya dan dalam peristilahannya .[1] Penelitian kualitatif memiliki ciri atau karakteristik  yang membedakan dengan penelitian jenis lainnya. Dari hasil penelaahan pustaka yang dilakukan Moleong atas hasil dari mensintesakan pendapatnya Bogdan dan Biklen (1982:27-30) dengan Lincoln dan Guba (1985 :39-44) ada sebelas ciri penelitian kualitatif[2] , yaitu:

1. Penelitian kualitatif menggunakan latar alamiah atau pada konteks dari suatu keutuhan (enity).
2. Penelitian kualitatif intrumennya adalah manusia, baik peneliti sendiri atau dengan bantuan orang lain.
3. Penelitian kualitatif menggunakan metode kualitatif.
4. Penelitian kualitatif menggunakan analisis data secara induktif.
5. Penelitian kualitatif lebih menghendaki arah bimbingan  penyusunan  teori subtantif yang berasal dari data.
6. Penelitian kualitatif  mengumpulkan data deskriptif (kata-kata, gambar) bukan angka-angka.
7. Penelitian kualitatif lebih mementingkan proses dari pada hasil.
8. Penelitian kualitatif menghendaki adanya batas dalam penelitian nya atas dasar fokus  yang timbul sebagai masalah dalam peneltian.
9. Penelitian kualitatif meredefinisikan validitas, realibilitas, dan objektivitas dalam versi lain dibandingkan dengan yang lazim digunakan dalam penelitian klasik.
10. Penelitian kualitatif menyusun desain yang secara terus menerus disesuaikan dengan kenyataan lapangan (bersifat sementara).
11. Penelitian kualitatif menghendaki agar pengertian  dan hasil interpretasi yang diperoleh dirundingkan dan disepakati oleh manusia yang dijadikan sumber data.
Kajian penelitian kualitatif berawal dari kelompok ahli sosiologi dari “mazhab Chicago” pada tahun 1920-1930, yang memantapkan pentingnya penelitian kualitatif untuk mengkaji kelompok kehidupan manusia. Pada waktu yang sama, kelompok ahli antropologi menggambarkan outline dari metode karya lapangan; yang melakukan pengamatan langsung ke lapangan untuk mempelajari adat dan budaya masyarakat setempat. Dari awal, tampak bahwa penelitian kualitatif merupakan bidang penyelidikan tersendiri. Bidang ini bersilang dengan disiplin dan pokok permasalahan lainnya. Suatu kumpulan istilah, konsep, asumsi yang kompleks dan saling terkait meliputi istilah penelitian kualitatif.[3]
Munculnya penelitian kualitatif adalah karena reaksi dari tradisi yang terkait dengan positivisme dan postpositivisme yang berupaya melakukan kajian budaya dan interpretatif sifatnya. Berbagai jenis metode dan pendekatan  dalam penelitian kualitatif, tingkat perkembangan dan kematangan masing-masing metode ditentukan juga oleh bidang keilmuan yang memiliki sejarah perkembangannya. Setiap uraian mengenai penelitian kualitatif harus bekerja didalam bidang historis yang kompleks. Penelitian kualitatif mempunyai pengertian yang berbeda-beda untuk setiap momen, meskipun demikian definisi secara umum : penelitian kualitatif merupakan suatu metode berganda dalam fokus, yang melibatkan suatu pendekatan interpretatif  dan wajar terhadap setiap pokok permasalahannya. Ini berarti penelitian kualitatif bekerja dalam setting yang alami, yang berupaya untuk memahami, member tafsiran pada fenomena yang dilihat dari arti yang diberikan orang-orang kepadanya. Penelitian kualitatif melibatkan  penggunaan dan pengumpulan  berbagai bahan empiris, seperti studi kasus, pengalaman pribadi, instropeksi, riwayat hidup, wawancara, pengamatan, teks sejarah, interaksional dan visual: yang benggambarkan momen rutin dan problematis, serta maknanya  dalam kehidupan individual dan kolektif (denzin dan Lincoln,1994;2).[4]
Penelitian kualitatif secara inheren merupakan multi-metode di dalam satu fokus, yaitu yang dikendalikan oleh masalah yang diteliti. Penggunaan multi-metode atau yang lebih dikenal tringulation, mencerminkan suatu upaya untuk mendapatkan pemahaman yang lebih mendalam mengenai fenomena yang sedang diteliti. Yang bernama realitas obyektif sebetulnya tidak pernah bisa ditangkap. Tringulation bukanlah alat atau strategi untuk pembuktian, tetapi hanyalah suatu alternatif terhadap  pembuktian. Kombinasi yang dilakukan dengan multi-metode, bahan-bahan empiris, sudut pandang dan pengamatan yang teratur tampaknya menjadi strategi yang lebih baik untuk menambah kekuatan, keluasan dan kedalaman suatu penelitian.[5]
Konsep dan sistematika penelitian kualitatif sebenarnya menunjuk dan menekankan pada proses, dan berarti tidak diteliti secara ketat atau terukur ( jika memang dapat diukur), dilihat dari kualitas, jumlah, intensitas atau frekuensi. Penelitian kualitatif menekankan sifat realita yang dibangun secara sosial, hubungan yang intim antara peneliti  dengan yang diteliti dan kendala situasional yang membentuk penyelidikan. Penelitian kualitatif menekan bahwa sifat peneliti itu penuh dengan nilai (value-laden). Mereka mencoba menjawab pertanyaan yang menekankan bagaimana pengalaman sosial diciptakan dan diberi arti.[6]
Sejarah penelitian kualitatif mengungkapkan bagaimana disiplin ilmu sosial modern telah menampilkan  misinya untuk ”menganalisis dan memahami perilaku yang terpola dan proses sosial dari masyarakatnya”. Asumsi yang diberikan adalah bahwa ilmuwan sosial memiliki kemampuan  untuk mengamati dunia ini secara objektif, dan metode kualitatif merupakan alat utama dari penamatan itu.[7]
Sepanjang sejarah penelitian kualitatif selalu mendefinisikan karya mereka dilihat dari sudut harapan dan nilai-nilai, keyakinan agama, ideologi okupasional dan profesionalisasi. Penelitian kualitatif (seperti halnya  semua penelitian)  selalu dinilai berdasarkan atas “standar apakah karya tersebut mengkomunikasikan atau mengatakan sesuatu mengenai diri kita ?” berdasarkan atas bagaimana kita mengkonseptualisasikan realita dan gambaran kita mengenai dunia. Standar evaluasi itu dilakukan dengan cara berpikir  epistimologi, yaitu mengkaji hakikat ilmu pengetahuan  dari sudut sumber, batas, struktur dan keabsahan pada umumnya.[8]
Kegiatan generik  dalam penelitian kualitatif selalu menampilkan lima fase tataran yang dimiliki oleh masing-masing pendekatan;  (1) peneliti dan apa yang diteliti sebagai subjek multi-kultural; (2) paradigma penting dan sudut pandang interpretatif; (3) strategi penelitian; (4) metode pengumpulan data dan penganalisisan bahan empiris dan (5) seni menginterpretasi dan memaparkan hasil penelitian.[9] 


Dibalik lima fase generik itu, terdapat peneliti yang berada secara biografis. Individu ini memasuki proses penelitian dari dalam suatu masyarakat interpretatif yang memasukkan tradisi penelitiannya sendiri ke dalam suatu sudut pandang yang berbeda. Sudut pandang ini mengakibatkan para peneliti  mengadopsi pandangan “sebagai yang lain” yang dipelajari. Pada saat yang sama, politik dan etika peneliti juga harus  dipertimbangkan, karena permasalahan ini menembus fase penelitian.
Dari bentuknya yang interpretatif, penelitian kualitatif dihadapkan pada masalah yang cukup mengganggu. Di satu sisi, peneliti kualitatif telah mengasumsikan  bahwa peneliti yang memiliki kualifikasi tertentu dan kompeten akan bisa melaporkan hasl temuannya secara objektif, jelas dan akurat mengenai pengamatan mereka sendiri mengenai dunia sosial, termasuk pengalaman orang lain. Di sisi lain, para peneliti berpegang pada keyakinan terhadap subjek yang sebenarnya. Dengan berbekal pada hal tersebut, para peneliti bisa mencampurkan pengamatan mereka dan pengamatan yang diberikan subjek melalui wawancara dan cerita kehidupan, pengalaman pribadi, studi  kasus dan dokumen lain.[10]


[1] Noeng Muhajir, Metodologi Penelitian Kualitatif, edisi IV, Jogjakarta, Penerbit Rake Sarasin, 2000.
[2] Lexy Moleong, Metodologi Penelitian Kualitatif, cet. 13, bandung, PT. Remaja Rosdakarya, 2000.
[3] Agus Salim (ed.), Teori dan Paradigma Penelitian Sosial, Yogyakarta, Tiara Wacana, 2001.
[4] Ibid.,
[5] Ibid.,
[6] Ibid.,
[7] Ibid.,
[8] Ibid.,
[9] Ibid.,
[10] ibid., hal. 25.


Mungkin anda juga memerlukan artikel lain tentang

  1. Analisi Data Penelitian Kualitatif Model Spradley
  2. Analisis Data Penelitian Kualitatif Model Interaktif Menurut Miles dan Hubermen
  3. Analisis isi (content analysis) dalam Penelitian Kualitatif
  4. Beberapa Model Analisis Data dalam Penelitian Kualitatif
  5. Contoh Panduan FGD dalam Penelitian Kualitatif
  6. Contoh Panduan Wawancara Mendalam dalam Penelitian Kualitatif
  7. Discourse Analysis (Analisis wacana) dalam penelitian kualitatif
  8. Fokus Penelitian dan Penelitian Kualitatif
  9. Format Desain Penelitian Kualitatif
  10. Gambaran Proses Penelitian Kualitatif: Tahap Pasca Lapangan
  11. Gambaran Proses Penelitian Kualitatif: Tahap Pekerjaan Lapangan
  12. Gambaran Proses Penelitian Kualitatif: Tahap Pra-Lapangan
  13. Jenis dan Pendekatan Penelitian Kualitatif
  14. Keabsahan Data Penelitian Kualitatif
  15. Masalah dalam penelitian kualitatif
  16. Metode Focus Group Discussion (FGD) dalam Penelitian Kualitatif
  17. Metode Pengumpulan Data Penelitian Kualitatif
  18. Metode Studi Dokumen dalam pengumpulan data Penelitian Kualitatif
  19. Metode Wawancara Mendalam (Indepth-Interview) dalam Penelitian Kualitatif
  20. Metodologi Penelitian Kualitatif
  21. Pendekatan Biografikal dalam Penelitian Kualitatif
  22. Pendekatan Etnografi dalam Penelitian Kualitatif
  23. Pendekatan Fenomenologi Transendental Husserl dalam Penelitian Kualitatif
  24. Pendekatan Fenomenologi dalam Penelitian Kualitatif
  25. Pendekatan Grounded Theory dalam Penelitian Kualitatif
  26. Pendekatan Studi Kasus (Case Study) dalam Penelitian Kualitatif
  27. Pengantar Metodologi Penelitian Kualitatif
  28. Perkembangan Paradigma Metodologi Penelitian: Dari Positivistik, Post-Positivistik (Interpretif), hingga Hermeneutika
  29. Reduksi Data dalam analisis penelitian kualitatif menurut Miles & Huberman
  30. Reliabilitas Penelitian Kualitatif
  31. Rumusan Masalah dalam Penelitian Kualitatif
  32. Sistematika Penelitian Kualitatif
  33. Teknik Analisis Data Penelitian Kualitatif
  34. Teknik Moderasi Focus Group Discussion (FGD) dalam Penelitian Kualitatif
Sumber : http://www.menulisproposalpenelitian.com/2011/01/metodologi-penelitian-kualitatif.html

Selasa, 04 Juni 2013

Cara Menghapal Bacaan Shalat


adplus
Cara Menghapal Bacaan Shalat – Sahabat Pustakers, pada kesempatan kali ini, Pustaka Sekolah akan share sedikit tips menghapal bacaan shalat. Bagi ummat Islam, Ayat-ayat Qur’an yang sering di baca jika shalat adalah ayat-ayat pendek yang gampang di hapal tentunya. Tulisan ini ditujukan kepada adik-adik serta sahabat pustakers yang ingin belajar shalat, untuk mengerjakan shalat wajib dalam Islam, shalat 5 waktu sehari semalam.
Cara menghapal bacaan shalat, kuncinya terletak kepada diri kita sendiri, atau tekad kita untuk “harus” menghapal bacaan shalat, mulai dari nita shalat itu sendiri sampai akhir bacaan dalam shalat. Pada kesempatan kali ini, Pustaka sekolah hanya akan mempublish beberapa ayat-ayat pendek versi tulisan latin, supaya nantinya gamapang untuk dihapal, berikut ayat-ayat Qur’an yang pendek tersebut, yang biasanya dibaca dalam shalat:
SURAT AL MAUN
1) ARA’AITAL LADZI YUKADZIBU BID-DIN
2) FADZALIKAL LADZI YADU’UL YATIM
3) WALAI YAHUDDU’ALA TA’AMIL MISKIN
4) FA WAILUL LIL MURSALLIN
5) AL LADZINA HU’AN SALATIHIM SAHUN
6) AL LADZINA HUM YURA’UNA
7) WU YAMNA’UNAL MAUN
SURAT AL ASRI
1) WAL ASRI
2) INNAL INZANNA LAFI KUSRIN
3) ILLA LADZINNA AMMANU WAAMILUSA LIHATI
4) WA TAWA SOBIL HAQI
5) WA TAWA SOBI SOBR
SURAT AL FALAQ
1) QUL ‘AUDZU BII ROBBIL FALAQ
2) MIN SYARIMMA KHOLAQ
3) WA MIN SYARI QHOSIQIN IDZA WAQOB
4) WAMIN SYARI NAAFATATI FIL UQOD
5) WAMIN SYARI KHASIDDIN IDZA KHASAD
SURAT AL QURAISY
1) LI ILLA IFI QURAISYIN
2) ILLA FIHIM RIHLATASY SYITAI WAS SAIF
3) FAL YA’BUDU RABBA HADZAL BAIT
4) ALLADZI AT’AMAHUM MIN JU’IW WA AMMANAHUM MIN KAUF
SURAT AL FIL
1) ALAM TARA KAIFA FA’ALA RABBUKA BI’AS HABIL FIL
2) ALAM YAJ’AL KAIDAHUM FI TAD’LIL
3) WA ARSALA ‘ALAIHIM TAIRAN ABABIL
4) TARMIHIM BIHIJARATIM MIN SIJJIL
5) FA JA’ALAHUM KA’AS FIM MA’KUL
SURAT AL LAHAB
1) TABBAT YADZA ABI LAHABIW WADZAB
2) MA’AQNA ‘ANHU MALUHU WAMA KASAB
3) SA YASLANARON ZATA LAHAB
4) WAMRO ATUHU HAMMA LATAL HATAB
5) FIJIDIHA HABLUM MIM MASAD
SURAT AN NAS
1) QUL ‘A’UDZU BII ROBBINNAS
2) MALIKI NAAS
3) ILLAHI NAAS
4) MIN SYARI WAS WSAHIL QONAAS
5) ALLADZI YUKADZIBU FI ZUDZIRINNAAS
6) MINNAL JINNATI WA NAAS
SURAT AT TAKATSUR
1) AL HA KUMUT TAKATSUR
2) HATTA SUR TUMUL MAQHOBIR
3) KHALLA SAUFA TA’LAMUN
4) TZUMMA KHALLA SAUFA TA’LAMUN
5) KHALLA LAU TA’LAMUN ILMAL JAHIM
6) LA TARA WUNAL JAHIM
7) TZUMA LATARA WUNAHA ‘AINAL YAQIM
8 ) TZUMMA LATUS ALLUNA YAUMA IDZIN ‘ANIN NAIM
SURAT AL ZALZALAH
1) IDZA ZUL ZILLATIL ARDZU ZIL ZALAHA
2) WA AKHRO’ JATIL ARDZU ADZ KHOLAHA
3) WA KHALAL INZANU MALAHA
4) YAUMA IDZIN TUHADDZITSU ASSYITATAN LIYURA’U ‘AMALAHUM
5) FAMAN YA’MAL MITS QOLLA DHAROTIN QHAIRON YAROH
6) WAMAN YA’MAL MITS QOLLA DHAROTIN SYAIRON YAROH.
SURAT AN NASR
1) ALAM NASRAH LAKA SODROQ
2) WA MA DLAKNA ANKA WISROQ
3) ALLADZI ANKHO DZAL DHAHROQ
4) WA RAFA’NA LAKA DZIKROQ
5) FA INNA MA’AL USRI USRO
6) INNA MA’AL USRI USRO
7) FA IDZA FAROQTHA FANZOB
8 ) WA ILLA ROBBIKA FARQOB.
SURAT AL KAUTSAR
1) INNA ‘AKTOINNA KAL KAUTSAR
2) FA SHOLI LIROBBIKA WANKHAR
3) INNA SANNI’AKKA HUWAL AB’TAR
SURAT AL IKHLAS
1) QUL HUWALLAHU AHAD
2) ALLOHU SHOMAD
3) LAM YALID WALAM YULAD
4) WALAM YAKULAHU KHUFUAN AHAD
SURAT AL KAFIRUN
1) QUL YA AYYUHAL KAFIRUN
2) LA’AKBUDZU MATA’BUDZUN
3) WALA ANTUM ‘ABIDUN NAMA ‘ABUD
4) WALA ANNA ‘ABIDUN MA’ABADUN
5) WALA ANNA ‘ABIDUN NAMA ‘ABUD
6) LAUKM DINUKUM WAL YADIM
SURAT AL QODAR
1) INNA ANZALNAHU LAILATIL QODAR
2) WAMA ADROKA MA LAILATUL QODR
3) LAILATUL QODRI KHAIRUM MIN ALFI SYAHRI
4) TANAZZALUL MALA IKATU WARRUHU FIHA BI’IZNI RABBIHIM MIN KULLI AMRI
5) SALAMUN HIYA KHATAMAT LA’IL FAJR
Demikianlah artikel yang membahas mengenai cara menghapal bacaan shalat, semoga artikel ini tentunya dpat memberikan informasi yang bermanfaat bagi kita semua.[ps]


Read more: http://www.pustakasekolah.com/cara-menghapal-bacaan-shalat.html#ixzz2VGVl96Vo

10 Dosa Besar: Shalat Taubat dan Doa-doanya (2)

10 Dosa Besar: Shalat Taubat dan Doa-doanya (2): Shalat Taubat Berhubung ada kawan yang menanyakan mengenai Shalat Taubat secara rinci, berikut kami tambahkan dari artikel  : Shalat T...

Senin, 03 Juni 2013

Tuntunan Sholat Wajib 5 Waktu dan Gambar Lengkap




Pada halaman ini Saya buat untuk rekan2 yang ingin memperdalam Sholat Fardhu dengan meyakini dimana Sholat merupakan sebuah Media (ritual) berkomunikasi antara Mahluk dengan Sang Pencipta Allah Swt. dan dikhususkan juga bagi rekan2 yang mualaf.
Sehingga Sholat terdeskripsi tidak hanya dengan menbunyikan Surah atau pun Doa, akan tetapi dengan mengerti, meyakini, berkomunikasi memohon penuh dengan kekhusyukan kepada Tuhan YME
Semoga posting ini dapat mengantarkan kita semua ke dalam Ridho Allah Swt. dan lebih serta kurangnya saya mohonkan bimbingan bantuan dari saudara2 sekalian terimakasih.
NIAT SHALAT FARDHU


1.Niat shalat subuh Ushalli fardhas shubhi rak'ataini mustaqbilal qiblati adaa-an (ma'muuman/imaaman) lillahi ta'aalaa
2.Niat shalat zhuhur Ushalli fardhazh zhuhri arba'a rakaatim mustaqbilal qiblati adaa-an (ma'muman/imaman) lillaahi ta'aalaa
3.Niat shalat ashar Ushalli fardhal 'ashri arba'a rakaatim mustaqbilal qiblati adaa-an (ma'muman/imaman) lillaahi ta'aalaa
4.Niat shalat magrib Ushalli fardhal maghribi tsalaatsa raka'aatim mustaqbilal qiblati adaa-an (ma'muman/imaman) lillaahi ta'aalaa
5.Niat shalat ìsya Ushalli fardhal isyaa-i arba'a raka'aatim mustaqbilal qiblati adaa-an (ma'muman/imaman) lillahi ta'aalaa

1. Gerakan Berdiri Tegak untuk Salat,

  Berdiri tegak pada salat fardu hukumnya wajib. Berdiri tegak merupakan salah satu rukun salat. Sikap ini dilakukan sejak sebelum takbiratul ihram. Cara melakukannya adalah sebagai berikut.
1. Posisi badan harus tegak lurus dan tidak membungkuk, kecuali jika sakit.
2. Tangan rapat di samping badan.
3. Kaki direnggangkan, paling lebar selebar bahu.
4. Semua ujung jari kaki menghadap kiblat.
5. Pandangan lurus ke tempat sujud.
6. Posisi badan menghadap kiblat. Akan tetapi, jika tidak mengetahui arah kiblat, boleh menghadap ke arah mana saja. Asal dalam hati tetap berniat menghadap kiblat.

2. Gerakan Mengangkat Kedua Tangan

ada banyak keterangan tentang cara mengangkat tangan. Menurut kebanyakan ulama caranya adalah sebagai berikut.
1. Telapak tangan sejajar dengan bahu.
2. Ujung jari-jari sejajar dengan puncak telinga.
3. Ujung ibu jari sejajar dengan ujung bawah telinga.
4. Jari-jari direnggangkan.
5. Telapak tangan menghadap ke arah kiblat, bukan menghadap ke atas atau ke samping.
6. Lengan direnggangkan dari ketiak (sunah bagi laki-laki). Untuk perempuan ada yang menyunahkan merapatkannya pada ketiak. Namun, boleh juga merenggangkannya. 7. Bersamaan dengan mengucapkan kalimat takbir.
Catatan: Mengangkat tangan ketika salat terdapat pada empat tempat, yaitu saat takbiratulihram, saat hendak rukuk, saat iktidal (bangun dari rukuk), dan saat bangun dari rakaat kedua (selesai tasyahud awal) untuk berdiri meneruskan rakaat ketiga.
3. Gerakan Sedekap dalam Salat
Sedekap dilakukan sesudah mengangkat tangan takbiratulihram. Adapun caranya adalah sebagai berikut. a. Telapak tangan kanan diletakkan di atas pergelangan tangan kiri, tidak digenggamkan.
b. Meletakkan tangan boleh di dada. Boleh juga meletakkannya di atas pusar. Boleh juga meletakkannya di bawah pusar.
Ketika bersedekap, doa yang pertama dibaca adalah doa iftitah. Setelah selesai iftitah, kemudian membaca surat Al Fatihah. Sesudah membaca surat Al Fatihah, kemudian membaca surat pendek seperti Al Ikhlas, Al ‘Asr, dan An Nasr.
Adapun Bacaan ada di bawah ini :
DOA IFTITAH
ALLAAHU AKBARU KABIIRAA WAL HAMDU LILLAAHI KATSIIRAA WASUBHAANALLAAHI BUKRATAW WAASHIILAA.
Allah Maha Besar, Maha Sempurna Kebesaran-Nya. Segala Puji Bagi Allah, Pujian Yang Sebanyak-Banyaknya. Dan Maha Suci Allah Sepanjang Pagi Dan Petang.
INNII WAJJAHTU WAJHIYA LILLADZII FATHARAS SAMAAWAATI WAL ARDHA HANIIFAM MUSLIMAW WAMAA ANA MINAL MUSYRIKIIN.
Kuhadapkan Wajahku Kepada Zat Yang Telah Menciptakan Langit Dan Bumi Dengan Penuh Ketulusan Dan Kepasrahan Dan Aku Bukanlah Termasuk Orang-Orang Yang Musyrik.
INNA SHALAATII WANUSUKII WAMAHYAAYA WAMAMAATII LILLAAHIRABBIL ‘AALAMIIN.
Sesungguhnya Sahalatku, Ibadahku, Hidupku Dan Matiku Semuanya Untuk Allah, Penguasa Alam Semesta.
LAA SYARIIKA LAHUU WA BIDZAALIKA UMIRTU WA ANA MINAL MUSLIMIIN.
Tidak Ada Sekutu Bagi-Nya Dan Dengan Demikianlah Aku Diperintahkan Dan Aku Termasuk Orang-Orang Islam.
AL-FATIHAH
BISMILLAAHIR RAHMAANIR RAHIIM.
Dengan Nama Allah Yang Maha Pengasih Lagi Maha Penyayang.
AL HAMDU LILLAAHI RABBIL ‘AALAMIIN.
Segala Puji Bagi Allah, Tuhan Semesta Alam.
ARRAHMAANIR RAHIIM.
Yang Maha Pengasih Lagi Maha Penyayang.
MAALIKIYAUMIDDIIN.
Penguasa Hari Pembalasan.
IYYAAKA NA’BUDU WAIYYAAKA NASTA’IINU.
Hanya Kepada-Mu lah Aku Menyembah Dan Hanya Kepada-Mu lah Aku Memohon Pertolongan. 
IHDINASH SHIRAATHAL MUSTAQIIM.
Tunjukilah Kami Jalan Yang Lurus.
SHIRAATHAL LADZIINA AN’AMTA ‘ALAIHIM GHAIRIL MAGHDHUUBI ‘ALAIHIM WALADHDHAALLIIN. AAMIIN.
Yaitu Jalannya Orang-Orang Yang Telah Kau Berikan Nikmat, Bukan Jalannya Orang-Orang Yang Kau Murkai Dan Bukan Pula Jalannya Orang-Orang Yang Sesat.
4. Gerakan Rukuk Dalam Sholat
Rukuk artinya membungkukkan badan. Adapun cara melakukannya adalah sebagai berikut. 1. Angkat tangan sambil mengucapkan takbir. Caranya sama seperti takbiratulihram. 2. Turunkan badan ke posisi membungkuk. 3. Kedua tangan menggenggam lutut. Bukan menggenggam betis atau paha. Jari-jari tangan direnggangkan. Posisi tangan lurus, siku tidak ditekuk. 4. Punggung dan kepala sejajar. Punggung dan kepala dalam posisi mendatar. Tidak terlalu condong ke bawah. Tidak pula mendongah ke atas. 5. Kaki tegak lurus, lutut tidak ditekuk. 6. Pinggang direnggangkan dari paha. 7. Pandangan lurus ke tempat sujud. Sesudah posisi ini mantap, kemudian membaca salah satu doa rukuk.
Adapun bacaan Rukuk Sebagai Berikut :
R U K U’
SUBHAANA RABBIYAL ‘ADZIIMI WA BIHAMDIH. – 3 x
Maha Suci Tuhanku Yang Maha Agung Dan Dengan Memuji-Nya.
5. Gerakan Iktidal dalam Sholat

Iktidal adalah bangkit dari rukuk. Posisi badan kembali tegak. Ketika bangkit disunahkan mengangkat tangan seperti ketika takbiratulihram. Bersamaan dengan itu membaca kalimat “sami’allahu liman hamidah”. Badan kembali tegak berdiri. Tangan rapat di samping badan. Ada juga yang kembali ke posisi bersedekap seperti halnya ketika membaca surat Al Fatihah. Perbedaan ini terjadi karena beda pemaknaan terhadap hadis dalilnya. Padahal dalil yang digunakan sama. Namun, jumhur ulama sepakat bahwa saat iktidal itu menyimpan tangan rapat di samping badan.
Sesudah badan mantap tegak berdiri, barulah membaca salah satu doa iktidal.
I’TIDAL
SAMI’ALLAAHU LIMAN HAMIDAH.
Semoga Allah Mendengar ( Menerima ) Pujian Orang Yang Memuji-Nya ( Dan Membalasnya ).
RABBANAA LAKAL HAMDU MIL’US SAMAAWATI WA MIL ‘ULARDHI WA MIL ‘UMAASYI’TA MIN SYAI’IN BA’DU.
Wahai Tuhan Kami ! Hanya Untuk-Mu lah Segala Puji, Sepenuh Langit Dan Bumi Dan Sepenuh Barang Yang Kau Kehendaki Sesudahnya.
6.  Gerakan Sujud dalam Sholat
ujud artinya menempelkan kening pada lantai. Menurut hadis riwayat Jamaah, ada tujuh anggota badan yang menyentuh lantai ketika sujud, yaitu:
1. wajah (kening dan hidung),






sumber : http://tradizional.blogspot.com/2013/03/tuntunan-sholat-wajib-5-waktu-dan.html

Rabu, 15 Mei 2013

KONSEP-KONSEP DASAR PSIKOLOGI KOGNITIF


Psikologi kognitif adalah kajian studi ilmiah mengenai proses-proses mental atau pikiran. Proses ini meliputi bagaimana informasi diperoleh, dipresentasikan dan ditransfermasikan sebagai pengetahuan. Pengetahuan itu dimunculkan kembali sebagai petunjuk dalam sikap dan perilaku manusia. Oleh karena itu, psikologi kognitif juga disebut psikologi pemrosesan informasi.
Peran Psikologi Kognitif

Di dalam dunia psikologi, mempelajari psikologi kognitif sangat diperlukan, karena :
  1. Kognisi adalah proses mental atau pikiran yang berperan penting dan mendasar bagi studi-studi psikologi manusia.
  2. Pandangan psikologi kognitif banyak mempengarui bidang-bidang psikologi yang lain. Misalnya pendekatan kofnitif banyak digunakan di dalam psikologi konseling, psikologi konsumen dan lain-lain.
  3. Melalui prinsiprinsip kognisi, seseorang dapat mengelola informasi secara efisien dan terorganisasikan dengan baik.
Faktor-Faktor Pendorong Berkembangnya Psikologi Informasi

Beberapa faktor pendorong berkembangnya psokologi informasi antara lain :
  1. Penurunan popularitas psikologi behaviorisme karena psikologi tidak dapat menerangkan tingkah laku manusia secara komplek
  2. Perkembangan konsep tentang kemampuan berbahasa yang dimiliki manusia.
  3. Munculnya teori perkembangan kognitif dari Jean Piaget (ahli psikologi dari Swiss). Piaget mengemukakan beberapa hukum-hukum tentang kognitif, yaitu :
    1. Setiap orang punya aspek kognitif, yang terdiri dari aspek-aspek struktural intelektual.
    2. Perkembangan kognitif adalah hasil interaksi dari kematangan organisme dan pengaruh lingkungan.
    3. Proses kognitif itu meliputi aspek persepsi, ingatan, pikiran, simbol-simbol, penalaran dan pemecahan persoalan.
    4. Dalam psikologi kognitif, bahasa menjadi salah atu objek yang penting, karena merupakan perwujudan sikap kognitif.
    5. Sisi-sisi kognitif dipengaruhi oleh lingkungan dan biologis
Aspek kognitif
  1. Kematangan → Semakin bertambahnya usia, maka semakin bijaksana seseorang.
  2. Pengalaman → hasil interaksi dengan orang lain.
  3. Transmisi sosial → hubungan sosial dan komunikasi yang sesuai dengan lingkungan.
  4. Equilibrasi → perpaduan dari pengalaman dan proses transmisi sosial.
Ada 2 sistem yang mengatur kognitif
  1. Skema → antar sistem yang terpadu dan tergabung
  2. Adaptasi, terdiri dari asimilasi dan akomodasi.
    • Asimilasi terjadi pada objek yang meliputi biologis (refleksi, keterbatasan kemampuan dll) dan kognitif (menggabungkan sesuatu yang sudah diperoleh)
    • Akomodasi terjadi pada subjek
4. Mengandung perkembangan pendekatan pemrosesan informasi, pendekatan ini bersal dari ilmu komunikasi dan komputer.
KONSEP-KONSEP DASAR PSIKOLOGI KOGNITIF BERKAITAN DENGAN INFORMASI
Ada dua konsep dasar psikologi kognitif, yaitu kognisi dan pendekatan kognitif.
A. Kognisi
Dalam istilah kognisi, maka psikologi kognitif dipandang sebagai cabang psikologi yang mempelajari proses-proses mental atau aktivitas pikiran manusia, misalnya proses-proses persepsi, ingatan, bahasa, penalaran dan pemecahan masalah.
Contoh-contoh yang berkaitan dengan informasi :
  1. Proses-Proses persepsi
Ada seorang karyawan baru yang bekerja di suatu perusahaan yang tingkat profesionalismenya kurang. Di situ, baik karyawan yang rajin maupun yang malas mendapat gaji yang sama. Setelah lama beradaptasi di kantor itu, karyawan beru tersebut memiliki persepsi bahwa dia tidak perlu bekerja dengan sungguh-sungguh karena tidak akan berpengaruh pada gajinya.
  1. Ingatan
Kemampuan mengingat informasi dari membaca tentunya akan lebih lama dari hanya sekedar mendengar. Karena dengan membaca, pikiran / otak kita akan bekerja lebih keras untuk memahami dan menyimpan informasi tersebut. Sedangkan dengan mendengar, kita hanya mengandalkan telinga, asalkan kita hafal. Bahkan kadang-kadang tanpa pemahaman.
  1. Bahasa
Informasi akan lebih mudah kita pahami dan kita mengerti, apabila bahasa yang digunakan sesuai dengan bahasa kita, maka informasi itu akan lebih maksimal kita gunakan. Karena otak / pikiran kita mampu mencerna inti informasi tersebut.
  1. Penalaran
Seseorang yang memiliki penalaran secara baik akan dapat memperoleh informasi yang berkaitan dengan masalah tersebut, tidak hanya dari satu sisi saja. Tapi dapat diperoleh dari bagian lain, karena suatu masalah biasanya yang hanya memiliki indikasi.
  1. Persoalan
Sikap dan perilaku manusia dapat mencerminkan masalah yang sedang dihadapi. Sikap dan perilaku ini, apabila digabungkan dengan informasi yang sudah ada, maka dapat menciptakan suatu solusi.
B. Pendekatan Kognisi
Sebagai suatu pendekatan maka psikologi kognitif dapat dipandang sebagai cara tertentu di dalam mendekati berbagai fenomena psikologi manusia. Konsep ini menekankan pada peran-peran persepsi, pengetahuan, ingatan, dan proses-proses berpikir bagi perilaku manusia.
Contoh yang berkaitan dengan informasi
  1. Peran-Peran persepsi
Orang yang berpersepsi / berpikir bahwa kegagalan adalah sukses yang tertunda, dia akan selalu berusaha untuk mencoba lagi, walaupun dia ridak tahu kapan dia akan berhasil. Karena dipikirannya semakin dia mencoba, semakin banyak informasi yang didapat, maka tingkat kesalahan dapat diminimalisir / dihindari. Hal ini menjadikannya sebagai pribadi yang sabar dan ulet.
  1. Pengetahuan
Orang yang banyak pengetahuan, biasanya lebih mengerti dan dapat mengelola informasi dengan cepat, karena dia tahu bagaimana cara mendapatkan informasi yang cepat, tepat, murah dan efisien.
  1. Proses-Proses Berpikir
Jenjang pendidikan, lingkungan sekitar serta cara hidup mempengaruhi proses-proses dan pola berpikir kita. Orang yang berpendidikan tinggi, hidup di lingkungan berpendidikan dan cara hidup yang modern, biasanya akan mencari suatu informasi dengan cara yang berbasis teknologi yang lebih cepat dan praktis. Ini karena mereka telah dibentuk menjadi pribadi yang modern dengan cara berpikir yang cepat.